LAZISWahdah.org, Konawe – Perjalanan begitu melelahkan. Hampir 1,5 jam relawan-relawan LAZIS Wahdah mengarungi banjir setinggi tiga hingga delapan meter dengan menggunakan perahu BNPB. Dalam misi kali ini, relawan akan melakukan program trauma healing dan berbagi sembako di Desa Wonua Monapa, Kec. Pondidaha, Kab. Konawe.

Selama perjalanan Tim LAZIS Wahdah Konawe dan Wahdah Peduli melewati beberapa lahan persawahan dan perkampungan yang telah ditinggalkan penduduknya akibat banjir dengan ketinggian air mencapai 3 sampai 8 meter. Pemukiman warga tiba-tiba berubah menjadi lautan luas. Hanya beberapa bagian rumah yang sempat terlihat dari permukaan.

Intensitas hujan yang tinggi di daerah Konawe mengakibatkan luapan sungai konawe dan sungai Rawa Aopa merendam perkampungan dan lahan persawahan warga.

Desa Wonua Monapa berjumlah 210 kk dengan jumlah penduduk 640 jiwa telah terbagi ke beberapa posko pengungsian dan ada warga yang tetap bertahan untuk menjaga perabotan dan hewan ternak mereka dari aksi pencurian.

“Semoga banjir cepat surut dan pemerintah dapat memperhatikan kegiatan pertanian kami pasca banjir,” harap Hamid (40) salah seorang warga Desa Wonua Monapa, Sabtu (22/6/2019).

Warga desa Wonua Monapa mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan dari LAZIS Wahdah dan berharap Kemudian banjir segera surut sehingga para warga bisa beraktifitas kembali seperti sedia kala.

Relawan Lazis Wahdah dan Wahdah Peduli melakukan pembagian sembako sebanyak 40 paket,  susu bayi, snack-snack anak-anak sekaligus kegiatan Trauma Healing di SDN 5 Andowia. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *