LAZISWahdah.org – Tim Relawan Wahdah Peduli membagikan 100 an bantuan paket makanan siap saji kepada korban bencana banjir di Beberapa posko pengungsian yang terletak di kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, Senin (29/4/2019).

Posko pengungsian tersebut terletak di Perumahan Ejukha Residence Permai dan Kelurahan Tanjung Agung dan Kota Bengkulu.

Pada Perumahan Ejukha Residence, paket konsumsi didistribusikan langsung ke dapur umum yang dibangun warga setempat untuk para korban banjir.

Sedangkan pada Kelurahan Tanjung Agung, bantuan diserahkan langsung kepada ketua RT setempat.

“Diantara penerima bantuan tersebut yakni korban banjir di RT 01 dan 02, RW 01 yang berisi 80 kepala keluarga dengan total 350 jiwa,” ungkap Syukri dalam keterangan tertulisnya.

Penyaluran ini mendapatkan apresiasi yang positif dari ketua RT setempat Syarifuddin. Menurut dia, bantuan dari LAZIS Wahdah ini memang menjadi kebutuhan utama warga beberapa hari ini.

“Terima kasih atas bantuanya pak, semoga segera dibalas berlipat ganda oleh Allah taala,” ucap dia.

Dalam pemantauan relawan LAZIS Wahdah, Kebutuhan mendesak korban banjir saat ini adalah tenda pengungsian, selimut, makanan siap saji, air bersih, family kid, perlengkapan bayi, lampu emergency, tikar, baju bersih layak pakai dan peralatan rumah tangga untuk membersihkan lumpur dan lingkungan.

Muhammad Syukri menyebutkan, masih banyak daerah terdampak banjir di provinsi Bengkulu yang susah diakses untuk mendapatkan bantuan, disebabkan terputusnya akses transportasi akibat longsor.

“Insya Allah Selasa (30/4/2019) esok, relawan LAZIS Wahdah bersama tim Relawan Gabungan akan mengupayakan masuknya bantuan ke beberapa titik yang masih terisolir, seperti di Kabupaten Bengkulu Utara dan Bengkulu Tengah, termasuk melakukan evakuasi bagi desa yang masih tertimbun,” ujar kordinator Assesment Tim Wahdah Peduli ini.

Seperti diketahui, banjir dan tanah longsor yang melanda provinsi Bengkulu sejak Sabtu (27/04/2019) dini hari ini telah mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan ribuan pengungsi yang tersebar di Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Tengah, Kabupaten Bengkulu Utara, Kabupaten Kepahiang, Kabupaten Rejang Lebong, Kabupaten Seluma, Kabupaten Bengkulu Selatan dan Kabupaten Kaur.

Sementara laporan BNPB perhari Senin, tanggal 29 April 2019, tercatat 17 orang meninggal dunia, 9 orang dilaporkan hilang, 2 orang luka berat, dan 2 orang luka ringan. (*rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *