LAZISWahdah.org , Makassar – LAZNAS Wahdah bersama Departemen Kesehatan, Olahraga, dan Lingkungan Hidup Dewan Pimpinan Pusat Wahdah Islamiyah menawarkan cara unik dalam menghadapi kesulitan pangan dimusim kemarau. Direktur Program dan Pemberdayaan LAZNAS Wahdah Zulkarnain menyebut, upaya penanaman bibit tanaman untuk proses penghijauan lingkungan, termasuk penanaman bahan-bahan makanan dan obat-obatan yang saat ini diperlukan oleh masyarakat.

Sementara itu, hal senada juga diungkapkan oleh pihak pengelola kegiatan Ariesman. Ia mengatakan, program pemberian bibit gratis sebagai ikhtiar untuk mengajak masyarakat membiasakan diri menanam tanaman sebagai penghijauan, menyediakan pangan dan obat-obatan secara mandiri, pemanfaatan lahan, merehabilitasi lahan kritis, dan kelestarian lingkungan hidup.

Beberapa bibit tanaman yang akan diedukasikan kepada masyarakat seperti bidara, pepaya, mint, basil, kale, jati putih, durian, ropis, salam, ketapang kencana, rambutan, bayam, tomat, cabai, lengkeng, zaitun, pandan, dan mangga golek.

“Untuk program ini ada beberapa instansi yang kita ajak kerjasama. Kita tahu kalau sekarang itu sudah memasuki musim kemarau. Kita adakan program penanaman bibit sekaligus untuk hidroponik rumahan. Ini strategi supaya masyarakat bisa tetap menikmati sayuran meskipun jarang hujan,” kata Ariesman yang juga merupakan alumni Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin, kepada LAZISWahdah.org, di Makassar, Sabtu (17/9/2019).

Pemberian bibit pohon ini, sekaligus untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya melakukan penghijauan guna mengurangi pemanasan global. Pengambilan bibit pertama dilakukan bekerjasama dengan Balai Pembenihan Tanaman Hutan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Maros di Desa Samangki, Kec. Simang, Kab. Maros.

Basri, pengawas balai pembenihan tanaman hutan mengaku senang karena bisa terlibat dalam aksi peduli tersebut.

“Kebetulan kita ada banyak bibit yang bisa digunakan untuk menanam pohon. Ini aksi lingkungan yang sangat baik sekali,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *