LAZISWahdah.org, Konawe – Ini adalah sekelumit kisah inspiratif, perjuangan seorang bapak berusia 50 tahun mengundi nasib. Potret kegigihannya menyita banyak perhatian banyak orang. Meski usianya tak lagi muda, tak lagi kekar dan bertenaga seperti dulu, dia tak pernah terlalu mengharapkan bantuan orang lain, apalagi mengemis karena keadaan sulit yang dihadapinya.

Selama ini, Salimin menggantungkan hidup dari sampah dan botol air bekas yang setiap hari dikumpulkannya di sekitar tempat tinggalnya, Kel. Wawotobi, Kec. Wawotobi, Kab. Konawe, Sulawesi Tenggara. Setiap hari, Salimin berkeliling dari lorong satu ke lorong lainnya. Kantongan goni kecil tempat barang bekas selalu menemaninya.

Sudah bertahun-tahun, Salimin tinggal di sebuah masjid bekas dengan ukuran yang tak seberapa luasnya.

“Rumahnya yang dia tinggali sekarang adalah masjid tua. Ia tinggal di bagian mihrab imam dan disekat. Masjid itu sudah lama tdk dipakai lagi karena sudah ada masjid baru didepannya,” ujar Muhamad Abil Hasbul, Ketua LAZIS Wahdah Konawe, Kamis (28/2/2019).

Tidak seperti pemulung lainnya, ia tidak bisa menjual semua hasil jerih payahnya selama seharian penuh sebelum cukup 4 bulan.

“Nanti setelah 4 bulan baru pembeli datang ke rumah,” ujar Salmin.

Untuk makanannya, maka tak jarang para tetangganya merasa iba. Hampir setiap hari mereka membawakan makanan.

Melihat kondisi tersebut, LAZIS Wahdah Konawe memberikan bantuan sembako, beras dan minyak tanah kepada Salimin.

“Mudah-mudahan bisa membantu meringankan kebutuhan pak Salimin. Ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada para donatur dan kaum muhsinin yang telah banyak membantu dan mendukung kegiatan kami. Syukron wa Jazakumullahu Khairan semoga mendapatkan ganti yang lebih baik, aamiin,” tukas Muhamad Abil Hasbul.

Kepedulian Anda terhadap sesama bisa diwujudkan dengan cara mendukung program-program kami. Caranya adalah dengan berdonasi melalui Bank Syariah Mandiri (451) nomor rekening : 497 900 9009 a.n LAZIS Wahdah Sedekah dan konfirmasi transfer ke 085315900900. Jazakallahu khaeran kepada para donatur LAZIS Wahdah. Semoga Allah memberkahi kita semua, aamiin. []

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *