Oleh Muhammad Ayyub M., S.KM

Positive Thinking atau berfikir positif adalah sikap mental dan emosional yang berfokus pada sisi baik kehidupan dan mengharapkan hasil yang positif. Berfikir positif bukan berarti mengabaikan situasi yang kurang menyenangkan, akan tetapi mengahadapi situasi tersebut dengan cara yang lebih baik, positif, dan produktif.

Membiasakan diri berfikir positif akan membentuk kepribadian yang optimis. Sebaliknya, membiasakan diri berfikir negatif akan membentuk kepribadian yang pesimis. Nah, kepribadian yang optimis inilah yang dapat memberikan efek positif bagi kesehatan. Apa saja khasiat Positive Thinking bagi kesehatan? Berikut jawabannya.

Mengatasi stres dengan lebih baik

Saat masalah menimpa, orang yang berfikir positif akan memandang dari sudut yang lebih baik sehingga masalah yang dihadapi akan dengan mudah diselesaikan dan masalah tersebut tidak berlarut-larut hingga menyebabkan stres. Mereka lebih cenderung untuk fokus pada hal-hal yang dapat mereka lakukan dalam mengatasi situasi tersebut. Mereka akan menyusun rencana lain dan meminta pendapat orang lain untuk bantuan dan saran.

Berbeda dengan orang yang berfikir negatif, mereka cenderung melihat suatu masalah atau kegagalan berada di luar jangkauan mereka sehingga mereka tidak bisa berbuat apa-apa untuk menyelesaikannya. Mereka akan berlarut-larut dalam masalah dan kegagalannya sehingga mudah terkena stres. Padahal stres adalah penyebab berbagai penyakit mulai dari sakit kepala hingga kanker.

Memperlambat proses penuaan

Proses penuaan merupakan proses alami yang pasti akan di alami oleh setiap manusia. Namun proses tersebut dapat berjalan lebih cepat atau lebih lambat tergantung dari aktivitas otak atau pikiran seseorang. Berfikir positif akan mengaktifkan hormon-hormon baik dalam tubuh yang dapat berfungsi menghambat proses penuaan yang terjadi. Atau dapat juga dikatakan berfikir positif membuat seseorang terlihat awet muda.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh dr. Suzanne Segerstrom dari Mayo Clinic Amerika menyatakan bahwa sikap optimis yang merupakan buah dari berfikir positif pada umumnya baik untuk kesehatan psikologis dan fisiologis yang dapat memperlambat proses penuaan.

Meningkatkan imunitas tubuh

Para ahli menemukan bahwa pikiran memiliki efek yang kuat terhadap imunitas tubuh. Dalam sebuah studi yang dimuat dalam New York Times disebutkan bahwa aktivitas otak di daerah yang berhubungan dengan emosi negatif menyebabkan respon kekebalan yang lemah terhadap flu. Hal ini dikarenakan adanya aktivitas listrik yang besar di bagian otak ketika Anda berfikir negatif, sehingga hal itu dapat melemahkan respon imun terhadap flu.

Sementara itu, penelitian dr. Suzanne menemukan bahwa seseorang yang selalu berfikir positif dan optimis memiliki respon imun yang lebih kuat dibanding dengan mereka yang memiliki pandangan atau cara berfikir yang negatif.

Menjaga kesehatan jantung

Kesehatan jantung sangat penting untuk dijaga karena jantung merupakan salah satu organ terpenting bagi tubuh. Ternyata, berpikir positif berkontribusi dalam menjaga dan memelihara termasuk meningkatkan kesehatan jantung. Berpikir positif akan menjaga tubuh untuk tidak merusak dan membahayakan kesehatan jantung dari berbagai aktivitas maupun makanan yang berbahaya bagi kesehatan jantung.

Menurut penelitian yang dilakukan di Universitas Havard, berfikir positif dapat menyehatkan jantung karena bisa mencegah penyakit kardiovaskular. Orang yang memiliki pikiran optimis, hati dan pikiran akan tenang sehingga bisa berpengaruh pada kerja jantung.

Semoga bermanfaat.[]

Sumber : Majalah Sedekah Plus Edisi 39

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *