LAZISWahdah.org, Makassar – Kedatangan Syekh Ahmad Isa Sameer, aktivis kemanusiaan Palestina ke Makassar disambut warga dengan begitu antusias. Bertempat di Masjid Wihdatul Ummah, Syekh Ahmad menceritakan kondisi terkini Palestina, terutama saat memasuki bulan suci Ramadhan.

Sebagai penerjemah, ustadz Ikhwan Abdul Jalil menyampaikan bahwa Syekh Ahmad adalah salah satu keturunan korban kemanusiaan pada peristiwa hari Nakbah dan sempat menyaksikan bagaimana keluarganya diusir paksa dari bumi Palestina sekitar 71 tahun yang lalu. Kakeknya, kata dia, yang telah hidup berpuluh-puluh tahun di Palestina tiba-tiba diusir oleh Israel bersama 700.000 warga Palestina lainnya. Total, telah ada 7 juta orang lebih warga Palestina yang terusir dari rumahnya semenjak invasi besar-besaran yang dilakukan Israel sekitar tahun 2006 silam.

“Berbagai macam cara dilakukan Israel untuk mengambil alih masjid al-Aqsha, akan tetapi kami tak putus asa. Kami akan jaga sejengkal demi sejengkal bumi berberkah ini,” tandasnya dihadapan jamaah tarawih yang hadir, Kamis (16/5/2019).

Para jamaah yang hadir terlihat begitu antusias menyimak jalannya acara. Bahkan, saat penggalangan dana untuk Palestina ada jamaah yang memberikan 25 Juta uangnya untuk disedekahkan. Para jamaah lainnya juga tak mau kalah, bahkan ada yang komitmen dan membayar tunai sebesar lima hingga sepuluh juta rupiah.

“Kita memang belum bisa ke Palestina. Maka jihad kita pada hari ini setelah doa adalah harta-harta terbaik kita,” kata ustadz Ikhwan.

Seperti diketahui sebelumnya, dalam safari dakwahnya, Syech Ahmad berkolaborasi dengan LAZIS Wahdah untuk berkeliling menggalang dana kemanusiaan. Beberapa tempat akan dikunjungi, dan akan memaparkan sejumlah fakta terbaru seputar Palestina pada hari ini.

Kegiatan ini berakhir pada pukul 11 malam, meski begitu para jamaah tarwih masih tetap bersemangat, mengingat ini merupakan kegiatan langka dan tentunya menjadi kesempatan bagi mereka untuk berbuat yang terbaik bagi Palestina.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *