LAZISWahdah.com – Hingga kini Program “Bangun Kembali Palu Sigi dan Donggala” terus dilaksanakan. Daintara kegiatannya adalah trauma healing untuk warga terdampak gempa yang berada di tenda pengungsian Dusun Taipa, Dusun Bamba dan Dusun kadongo Kec. Tawaeli, Kota Palu.

Irfan Jaya seorang Relawan Wahdah Peduli asal Kalimantan menuturkan bahwa kegiatan trauma healing dilakukan dalam bentuk pembelajaran Al-Qur’an untuk para pengungsi.

“Sekitar 110 santri TPA dan 14 orang dewasa di tiga dusun kami bina. Alhamdulillah para pengungsi semangat belajar Al-Qur’an dan pesertanyapun terus bertambah” tuturnya (24/10/2018)

Kecerian, senyuman dan semangat anak-anak TPA terukir di wajah mereka. Setelah belajar mengaji lalu di lanjutkan dengan games-games seru seperti membuat lingkaran sambil menghafal Al-Qur’an.

Malam hari setelah sholat Isya berjemaah di mushalllah darurat dilanjutkan pelajaran dirosa untuk orang dewasa. Para pemuda pun tak kalah semangat dan antusiasnya belajar mengaji untuk orang dewasa ini. Kelompok pertama yang baru di bentuk bernama Al-Hijrah.

“Harapannya bisa membentuk kelompok-kelompok belajar Al-Qur’an yang lebih banyak lagi.” Pungkasnya. ()

Laporan : Ramdan, Relawan Wahdah Peduli.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *